3 Macam Permainan Edukasi Anak

Permainan Edukasi Anak

Mencari dan memilih permainan edukasi anak memang tidak terlalu mudah. Ditambah dengan kebiasaan anak jaman ini yang sudah terbiasa dengan memanfaatkan mainan yang dapat diakses menggunakan internet. Sehingga permainan tradisional tampaknya tidak terlalu menarik.

Macam Permainan Edukasi Anak

Terdapat bermacam permainan edukasi anak yang dapat dimanfaatkan oleh orang tua dan guru untuk mengembangkan kemampuan anak,  baik secara kognitif, sosial, maupun emosi. Sebab., ketiganya perlu dikembangkan dengan baik, agar dapat bertumbuh dengan maksimal.

Permainan Congklak

Permainan tradisional ini memang agak terlupakan di kota besar. Pasalnya, tidak banyak anak yang senang menghabiskan waktu di luar rumah. terlebih lagi dengan adanya pandemi yang membatasi aktivitas sosial di masyarakat. Padahal, permainan ini memiliki banyak nilai yang dapat membantu anak bertumbuh.

Terdapat banyak pelajaran yang dapat diambil ketika anak bermain congklak. Pertama adalah nilai berkompetisi dengan cara yang adil. Anak akan belajar mengalahkan temannya dengan cara yang tepat. Artinya, ia tidak menyembunyikan biji congklak dalam genggamannya.

Anak juga belajar bagaimana membuat strategi permainan agar menang. Sebab, kemenangan dalam permainan ini amat mudah untuk dihitung. Terlebih lagi anak juga belajar bagaimana caranya berhitung dengan benar, yaitu melakukan operasi matematika dengan tepat

Menyusun Kalimat

Permainan ini juga termasuk salah satu kegiatan yang dapat digunakan untuk mengedukasi anak dengan cara yang tepat. Semisal, menggabungkan beberapa anak dalam satu kelompok. Setiap orang memegang sebuah kata yang nantinya harus diubah dalam satu kalimat yang utuh.

Pada saat melakukannya, ada banyak hal yang dapat dipelajari. Antara lain kerjasama. Antar anggota kelompok harus mau diatur oleh ketua kelompok agar tercipta kalimat yang tepat. Anak juga akan belajar menggunakan tata bahasa yang tepat, agar tersusun kalimat yang enak dibaca.

Menyusun Balok

Permainan menyusun balok dalam aneka bentuk dan warna ini juga termasuk menantang. Terlebih lagi jika dilakukan dalam sebuah kelompok. Tugasnya bisa sama antar kelompok, yang membedakan adalah tingkat kreativitasnya.

Kelompok dapat membangun sebuah bidang ruang menggunakan balok yang diberikan. Sebanyak mungkin, tetapi bangunan tersebut dapat terdefinisikan dengan jelas. Tidak boleh abstrak.

Di sini anak belajar bekerjasama dengan cara menyatukan ide terbaik untuk membuat bangunan menggunakan balok yang terbatas. Anak pun belajar berkomunikasi dengan baik, agar idenya diterima, Selain itu juga mengembangkan kemampuannya berpikir logis dengan membuat urutan bangunan terlebih dahulu.

Tetapi, tidak hanya itu saja. Anak juga belajar memusatkan konsentrasinya agar tidak mudah terganggu dan terpecah. Juga akan belajar tidak menyalahkan orang lain jika rencana tersebut tidak berhasil.

Permainan edukasi anak ini dapat dimanfaatkan dari berbagai usia mulai dari sekolah dasar. Tujuan utamanya adalah membangun keterampilan dasar sosial sekaligus untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya.